Sabtu Bersama Gong Yoo..

Jika ada satu film yang saat ini sangat gue rekomendasikan untuk ditonton, maka itu adalah :

Train To Busan..

ClbhhPdVEAA-e70.jpg

Sutradara    : Yeon Sang-ho
Penulis        : Park Joo-suk
Pemeran      : Gong Yoo, Kim Su-an, Jung Yu-mi, Ma Dong-seok, Choi Woo-shik
Ahn So-hee
Durasi          : 118 menit
Negara         : Korea Selatan
Sinopsis      : 

Sok-woo and his daughter Soo-ahn are boarding the KTX, a fast train that shall bring them from Seoul to Busan. But during their journey, the train is overrun by zombies which kill several of the train staff and other passengers.While the KTX is shooting towards Busan, the passengers have to fight for their naked lives against the zombies .

90786002.jpg
dari ki-ka : Gong Yo, Jung Yo Mi, Ma Dong-seok
90786004.jpg
ki-ka ” Choi Wo Sik, SoHee, Kim Su An, Kim Eui-Sung

credit to : source.

***

Sabtu minggu lalu, gue dan Imbi, berkesempatan untuk ikut nonton bareng film Train to Busan yang diadakan oleh majalah film tempat kawan kami, Bunga, bekerja.

Awalnya gue tidak memiliki ekspektasi apapun, kecuali bahwa kabarnya film ini memang bagus dan sempat masuk Cannes FIlm Festival. Apalagi tentang zombie apocalypse, paling juga ceritanya begitu-begitu aja.

Tapi ternyata aku suka.. karena SERUNYA GAK SANTAI!!

Nah dari menonton film ini, dua kali berturut-turut dalam satu hari pulak, ada beberapa hal yang gue sukai dari film ini.

  • Alur yang cepat..

Ketegangan dimulai dari awal dan terus meningkat dari waktu ke waktu. Kalau saran gue, sebaiknya sebelum masuk bioskop kita sudah kelar makan dan buang hajat ke toilet. Kalau belum sholat, sholat dulu. Kalau mau berdoa, berdoa dulu semoga nggak telat, kelaparan dan kebelet pipis di dalam bioskop.

Oke, lebay.. lupakan nasihat gue.

Intinya, kita akan dibuat terpaku di tempat duduk dari awal sampai akhir film dan rasanya sayang kalau harus break ke toilet dulu..

  • Sinematografi yang bagus.

Gue nggak ngerti aspek-aspek teknik perfilman ya, yang pasti, pengambilan gambarnya bagus. Special effect-nya halus. Zombienya gak semenakutkan film zombie yang pernah gue tau.. Darah dan otak muncrat, anyone?

  • Gong Yoo.. bebeb

restmb_jhidxmake.php?idx=5&simg=20141104

Hasil gambar untuk gong yoo

Biasanya, apa yang gue rekomendasikan di sini pasti karena yang main aktor/artis favorit gue.. Perkecualian untuk film ini, soalnya, tadinya gue biasa aja sama Gong Yoo. Bahkan sejak drama fenomenalnya, Coffe Prince, gue masih.. mmm.. nggak tertarik. Padahal banyak temen-temen gue yang suka banget sama aktor seksih ini.

Dan ketika menonton aktingnya, gue baru sadar kalau Gong Yoo emang keren banggggeet!! Manly, gitulah.. Rasanya pengen mijetin masnya deh, kan capek kan yah  lari-larian dikejar zombie sambil berusaha menyelematkan orang-orang..

Pokoknya perhatian gue dan Imbi tentunya hanya ke mas Gong Yoo bebeb seorang..

Imbi  : “Ya Aampuun.. ya ampuun, Gong Yoo aaaww awww.. ”

Gue  : ” Iya yaa.. cakep. Bodynya slender gitu, apalagi pakai suite.. kakinya jenjang banget.. Pasti abs-nya keren” *sungguh komentar yang maha penting*

Imbi   : ” Ya kaaan.. umumumumu..”

Gue   : ” Tapi Mbi, Gong Yoo ini mirip siapa ya? Kayaknya mirip orang Indonesia deh, siapaa gitu?”

Imbi   : ” Ada, mirip sama satu temen gue..”

Gue   : ” Cakep dong.. Eh, cakep nggak?”

Imbi   : ” Nggak, hahaha..”. Hiahahaaha, maap ya temennya Imbi, maaf ya Gong Yo..

Sampai film ini selesai, gue masih penasaran Gong Yoo ini mirip siapa ya. Akhirnya gue temukan jawabannya kalau ternyata Gong Yoo itu sekilas... sekilaaas banget, miriipp… Shah Rukh Khan.. #ampuun #fansdilarangbaper #takutdiseruduk #balabalaertong

  • Bromance antara Gong Yoo dan Ma Dong-seok.

choi-woo-sik_1461806944_z6.jpg

choi-woo-sik_1461806944_z5.jpg

Gue suka dengan chemistry antara Seok Woo (Gong Yoo) dengan Sang Hwa (Ma Dong-seok). Dan tentu saja Ma Dong Seok ini juga tidak lepas dari komentar-komentar kami..

” Awwww.. Dong Seookk.. kamu lucu banggeeet”.  Imbi, ketika adegan dia sedang berbaku hantam dengan para zombie..

Mbi, badannya bulk ya.. Perutnya tegap banget kayak lagi pakai stagen.”

“Teteknya gede banget. Pasti kalau dikasih bra, ukuran lebih gede dari punya gue..”

” TIDAAAK!! JAAAANGAAAAAN.. JANGAAAN MATIIII!! HUWAAAA”.

~~Tertanda, kami berdua~~.

  • Bukan film Korea, kalau nggak ada drama..

Sepanjang pengetahuan gue, film Korea yang nge-hits itu pasti terselip unsur drama. Jadi, biasanya selalu ada tokoh anak kecil yang memainkan peran penting dalam film-film Korea. Sebut saja The Flu (ini yg main Jang Hyuk, bebeb), The Man from Nowhere (yang main Won Bin, oppa)..

Demikian pula dengan film ini. Masih ada nilai-nilai kemanusiaan yang gue lihat, seperti pengorbanan demi keselamatan orang lain, kasih sayang, sopan santun dengan yang lebih tua.. Eh apa itu biasa aja? Haha, habisnya itu sih yang ketangkep sama memori pentium minus 2 gue..

Maksudku, jika dibandingkan dengan film produksi Hollywood, misalnya, sering kan ada pasangan yang making out di antara bencana dunia.. Pokoknya walaupun kiamat sudah datang, kalau ada waktu ho-oh ho-oh, ya sebisa mungkin dijabanin. Nggak semua? Oke, minimal di akhir film para tokoh yang selamat pasti saling berpelukan dan kissing deh..

Di sini? Sayangnya nggak adaa huhuhu, Gong Yo
o bebeeebb… *loh jadi maunya gimana?*, sekalinya si aktor main film yang adegan ranjangnya total, eee guenya nggak berani nonton.. Iya, kamu, tunjuk film Frozen Flower.

Karena ada unsur-unsur dramanya, tentu saja banyak adegan mengharukan. Mewek? Huuhuhu air mata ini sudah menetes di pipi, bunee.. Tapi, sebelnya, belum kelar nangisnya.. eh tau-tau lampu bioskop nyala. Asyeeemm…

  • Mirip World War Z?

Tentu saja gue lebih tertarik Train to Busan, meskipun secara keseluruhan, film ini merupakan perpaduan berbagai macam unsur film seperti World War Z, SnowpiercerThe Flu, The Walking Dead, ditambah sedikit bumbu Romeo Juliet..

Berikut sedikit foto-fotonya.. Semoga nggak terlalu banyak spoiler ya..

choi-woo-sik_1461806942_z1.jpg

choi-woo-sik_1461806945_z7.jpg

choi-woo-sik_1461806943_z4.jpg

부산행

Tapi semua itu mungkin akan biasa-biasa aja kalau para penonton bioskopnya juga nggak seru. Kebetulan para penonton di acara nonton bareng hari itu, semuanya asik-asik.. Rasanya seneng aja bisa merasakan eforia yang sama..

Saking tegangnya, ada kalanya gue pengen megang Imbi sambil meremet-remet tangannya. Dan si Imbi, yang bodynya lebih cungkring dari gue, tentu saja, cuma bisa teriak-teriak minta gue tidak melakukan KDRT.

Sepanjang film, gue, Imbi, dan tentunya para penonton di belakang gue, ~~ iyaa, kami duduk baris kedua dari depan bhuhuhu~~ sering tepok tangan, gemaas, jejeritan dan ikutan jadi komentator..

.. adegan lari-lari dikejar zombie..

“PALIII PALII.. CEPET BAAANG CEPEEEET!! PAAALIII.. PALIIIII” ..  *pali dalam bahasa korea, artinya cepetaan,, buruaan…”

“Neeekk.. Nenek, cepet larinya Neek..”

” Aduh itu, hamil lari-lari, ngiluu gueee.. ” Meringis, ikutan megang perut..

” TUUUUTUUP PINTUU!!”

” ITU PINTUU.. ITUU PINTUNYAA!! KENAPA PINTUNYA NGGAK DITUTUP SII?”

” Tuuuh kaaan, mateeek..”

ada adegan penting yang mengagetkan.. tiba-tiba

“..AAAAAAAAAAAAAAARRRRRRGGHHH!!!”

Gue dan Imbi saling bertatapan, itu tadi suara mas-mas yang duduk sendirian di samping gue. Busyeet, bahkan jeritan gue dan Imbi digabung jadi satu, masih kalah heboh dari si mas sebelah..

***

Demikian review yang tidak mirip review sama sekali. Tentu saja tulisan ini berdasarkan kesubjektifan penulis semata.. Jadi jangan yakin sama apa yang gue tulis ya, yakin itu sama yang dikatakan Rudi.. *iklan jadul alert*

Gue sarankan teman-teman untuk meluangkan waktunya untuk menonton film ini baik dirimu bukan penggemar film korea, bukan penggemar zombie, atau bukan penggemar kereta api misalnya.. Ya nggak wajib tonton sih, kalau misalnya teman-temen beneran benci sama film korea, atau alergi bangku bioskop, atau lebih parah lagi alergi sama bangku bioskop sambil mendengarkan bahasa korea, ya sebaiknya jangan…

Tapi kalau mau nonton, coba nontonnyaa di bioskop deh, walaupun hanya tayang di Cinemaxx dan Blitz, tapi worth it banget..

Begitchuuu ya, akhir kata selamat menonton teman-teman..

Iklan

38 pemikiran pada “Sabtu Bersama Gong Yoo..

    1. Maaaaapp.. huhu.. kan aku bilang sekilas.. jangan percaya gue Neng hehehe..

      Aku suka shahrukh khan kook, kayaknya cm dia aktor India favorit aku..

      wah kamu fans Gong Yo? wajib nonton.. btw dia thn ini produktif bgt ya.. baru aja film barunya release yg judulnya Age of apaa gitu, sama akhir bulan nanti ada dramanya.. yg produksi timnya DoTS

      Suka

  1. Buahahhahaaha Gong Yoo bener kok emang mirip Sharukh Khan ya.

    Intinya mah gue berhasil membawa uppa ke Bioskop nonton Film Korea…trua nyebelinnya dia ngeledekin bahasanya mulu. Sebel ih
    .hhahaha

    Suka

  2. Hahahahaha…..mgkn zombie korea udah oplas jadi mukanya ga seserem zombie di film hollywood lain? *komen ngawur*
    Aah masa sih ga ada adegan romance nya? 😕
    Oke noted mbak ini filmnya. Masukin list buat ditonton

    Suka

  3. Wulan

    Aduh Mbakeeeee pas baca Gong Yo mirih bang Shahrukh Khan sampe tak majuin ini monitor pc.hmmmmmm, mirip yaaaaa hmmmmm. hahahahahahahha

    Ini pas liat trailernya sebelum filmny nongol udah kepengen nonton aku, Mbak. Tapi waktunya belum ada nih, semoga ntar filmnya belum turun.huhuhuhuhu

    Eh tapi ya Mbak nonton film jombi itu kalo ga ada adegan isi perut muncrat keknya kurang greget gitu #psikopatmodeon hahahahahaha

    Suka

    1. ngiahahhahahaaa.. maklum mba Wulan, akunya yg kadang suka berimaginasi berlebihan.. apa ya yg mirip tulang pipinya wkt pas ketawa gitu deh.. namanya jg sekilas (saking gak nemunya mirip siapa)

      iya, aku jg dr lihat trailernya udah suka.. moga aja gak buru2 turun ya.. kayaknya si bakalan lama ya, soalnya di mana2 box office gitu..

      emaaang, kt udah kebiaaaan liat zombie gitu ya.. maklum, kan masih newbie di korea sana.. jd lebih kayak holligan geruduk masal si hihi

      Disukai oleh 1 orang

  4. kayaknya wajib nonton nih ya mba untuk film ini.. aku tuh selalu teracuni kalau km sm Jo, review film atau drakor, tapi ujung2nya cuman berakhir sampe tahap donlot ajah, nontonnya mbuuh, entah kapan.. -____-

    Suka

    1. bahhahahahaa aduh jd enak hati klo bisa me’racuni’..mungkin krn seumuran jd satu selera..

      kalau drakor bisa nanti2 mbak El, gak telat kok.. Utk film ini, beneran, aku saranin luangkan wkt utk ke Blitz/Cinemax sebentar.. beneran, Insya Allah, gak nyesel..

      Disukai oleh 1 orang

    1. oyaah.. sptnya begitu ya tia, gw nonton yg udah seminggu aja masih full terus bioskopnya.n

      akupuuunn.. aku biyasa aja ama mas2 coffe prince ini, boro2 nungguin jatuh cinta.. wong keingetnya shahrukh khan T____T..

      Suka

    1. weekend kemarin aku ke FX, masih tayang.. naga2nya sih belum buru2 turun ya.. buruan say, gilak banget Gong Yoo di sini.. smg belum turun ya mbak Pit..

      btw, saking gak ada rasanya(dulu) ama Gong Yoo.. aku baru sadar klo punya dvd jadulnya yg judulnya Suspect. dan tentoe sadja blum dilihat..

      Disukai oleh 1 orang

      1. Hahahhaa, tapi emang si bapak aktingnya bagus lo ci Inly.. saking bagusnya, aku sampai nggak ngenalin dia waktu jadi tokoh antagonis di drakor W yg lagi aku tonton..

        Padahal sama2 nyebelinnya.. kirain dua orang yg berbeda, nggak taunya satu orang yg sama.. Jago, emang si bapak..

        Iya nih, kalau diturutin banyak yg ditonton ya Ci.. I can see yout voices bagus ya? Kapan2 ngintip ah..

        Disukai oleh 1 orang

  5. Ping-balik: Film Silenced (2011) dan kenapa aku jadi suka Gong Yoo.. – Jerapah Keriting

  6. Ping-balik: Film Silenced (2011) dan kenapa aku jadi suka Gong Yoo.. – Jerapah Keriting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s