Pingsan.

Mari kembali ke masa sekolah.

a2a0wd7

Waktu SMP-SMU, gue selalu kagum dengan temen-teman yang bisa pingsan waktu upacara. Mereka heroik sekali ya, semacam simbol perjuangan penyintas upacara bendera gituuh..

Mungkin ini akibat terlalu banyak membaca novel. Jadi kalau si tokoh utama cewek pingsan, tiba-tiba si cowok akan menyeruak di antara kerumunan dan menolong si cewek. Kemudian mereka melangkah pasti menuju cahaya matahari sembari diiringi tatapan takjub dari para figuran cerita.

Romantisss yaaaak..

Rasanya pingsan itu gimana sih? Gue berandai-andai, kalau gue pingsan, nanti gue akan ditolong kakak kelas yang gue suka, dan ketika gue dibopong ke ruang UKS  kami pun saling bertatapan…#plaaak.

MIIIMPIIIII, JENG SRIII…

Sampai berpuluh-puluh tahun kemudian, nggak pernah ada tuh kejadian seperti itu..

Hingga akhirnya gue menjadi Ibu.

***

Jadi semenjak hamil sampai sudah punya anak kecil, selama itu,secara kontinyu tekanan darah gue rendah. Bahasa medisnya Hipotensi.

Sayangnya, gue sering tidak sadar kalau tensi darah gue sedang rendah.. Jika dibandingkan dengan Mama mertua yang juga memiliki riwayat kesehatan hipotensi, dengan angka tensi yang sama, biasanya gue hanya bengong bego planga-plongo sementara beliau sudah pusing, kliyengan dan berat untuk bangun tidur..

Ketika gue memeriksakan diri. Hasilnya gue dinasihati untuk menambah asupan gula dan garam lebih banyak.. Kalau tidak, gue bisa pingsan.

Pingsan?

Dan benar saja, untuk pertama kalinya gue akhirnya merasakan pingsan ketika awal-awal menjadi Ibu. Mungkin hanya gue, tapi rasanya jadi newlymom itu capeee banget..

Setelah diperiksa pun, gue memiliki beberapa gejala yang menyebabkan pingsan, antara lain..

  • tekanan darah rendah
  • gula darah rendah.
  • kecapekan
  • kurang tidur..

Jadi jika kurang gula darah atau tiba-tiba tensi darahmu menurun, maka asupan oksigen ke otak dan organ-organ tubuh bisa berkurang.. Itu yang menyebabkan kita bisa tiba-tiba pingsan.

Oke. Seharusnya gue sudah mengerti dong.. tapi gue tidak menyangka jika harus mengalaminya sekali lagi.

***

Pertengahan Februari 2017.

Kalau bisa dibilang, awal Februari adalah bulan terpadat gue. Ada beberapa acara keluarga dalam waktu berdekatan tapi lokasinya antar kota dan antar propinsi. Capek? Banget.

Pada suaru hari, gue melakukan kegiatan seperti biasa. Antar jemput sekolah, drop ke pasar, antar Aidan ke klinik dan ketika selesai semua urusan, gue berencana mengajak Aidan main ke salah satu mall baru di kawasan Jakarta Selatan.

Waktu menunjukkan beberapa menit sebelum pukul 15.00. Hari itu mall tampak lebih sepi daripada biasanya. Selain para sekuriti dan para karyawan toko, hanya tampak beberapa pasang anak kuliahan yang nyolong pacaran, Ibu dan anaknya serta beberapa anak-anak sekolahan yang menghabiskan waktu senggangnya di sana..

Toko buku yang kami tuju adalah Gramedia Kids dan tinggal beberapa meter lagi kami sampai. Di sekitar kami ada beberapa gerai restoran yang juga tidak begitu ramai pengunjung.

Aidan berjalan di depanku. Sambil melangkah santai, gue sibuk dengan pikiran gue. Melamun dan bengong? Sepertinya iya.

Begitu gue sampai di depan salah satu restoran fast food Korea, tiba-tiba pandangan gue berkunang-kunang. Dunia berputar.

Aduh kok nggliyeng?

Gue harus berhenti.

Stop.

Cepetan berhenti di sini, jangan jalan, nanti makin doyong, begitu pikirku.

Gue pejamkan mata kuat-kuat sambil menjaga keseimbangan agar jangan sampai gue menabrak sesuatu.. Seingat gue, gue cuma merem sebentar kok..

fainting

BHHHUGHKK!!

.. terus lupa..

***

Gue membuka mata. Aku lagi bangun tidur yah. Ngantuk banget, rasanya kepengen balik ke kasur lagi.

giphy-downsized-large

Bengong.. bengoong.. merem.. mikir.. merem lagi.. Sekarang ini hari apa ya? Pagi Sore? Eh ini restoran padang. Sekarang sudah pagi ya? Aidan bekalnya apaan? Tapi ngantuk, tidur lagi aja apa ya?

Eh, kok duduk di lantai ya? Aku di mana? Dengan siapa? Semalam berbuat apa? Di sini aku menunggumu dan bertanya.. *nyanyik lagunya Kangen Band*

LOOOH..LOH, KAN TADI LAGI JALAN KAKI?

… ajigile jabangbuset…

AKU PINGSAN??! ADUUH MALU BANGET.. KOK AKU PAKAI SENDAL JEPIT JELEK BANGET? ITU KOK JARI-JARIKU NJEBER SEMUA?? *oh ini dari dulu sih*

Gue mengedarkan pandangan.. Tampak ada beberapa orang yang sedang duduk mendampingi ku. Di samping kiri gue ada ibu-ibu satpam. .. Lalu gue melihat lagi sandal jepit.. Kenapa kok gue pakai sandal jepit kebon? Oh iya, kan tadi hujan..

giphy

Gue elus-elus puncak kanan kepala gue. Rasanya seperti digetok-getok ulekan cabe beratus-ratus kali.. Apa sih yang bikin kepala ini sakit?.. Pegang pelan-pelan.. Badalaaa.. Benjol gede amaaatttt.. Ternyata pusingnya kepala gue berasal dari ini..

Lalu terdengar sang Ibu sekuriti bertanya..

Ibu satpam     : ” Ibu nggak papa bu?”

Gue                   : ” Haaa..” *menatap bingung ke Ibu satpam*

Ibu satpam     : ” Bagaimana perasaan Ibu menghadapi pingsan ini? Apakah Ibu sudah memiliki firasat sebelumnya?Apa harapan Ibuk setelah kejadian ini?”

..tiba-tiba pertanyaannya jadi terwartawan TV-One?.

nggak deeng..

Setelah memastikan gue tidak apa-apa, si Ibu Satpam dan beberapa karyawan restoran membantu gue berdiri dan berjalan ke restoran terdekat. Sambil berjalan, gue merasa ada satu hal penting yang kelupaan. Apa ya?

EH IYAAA AIDAAAN? ANAAKKOOH DI MANA KAMOOH?

Gue mencari-cari di mana keberadaan si anak lanang.. Oh itu, dia sedang berdiri di sebelah gue. Ffiuuuuhh…

Gue duduk di kursi restoran dan mengelus-elus kepala, mas-mas pekerja memberikan dua gelas air panas disertai beberapa sachet teh dan gula. Ah, minuman manis panaslah yang gue butuhkan saat ini. Aidan mencoba menolong gue dengan menyodorkan gelas air putih untuk gue minum. Iya, nak, makasih ya.. tapi ini airnya masih panaaaaaaass.. buset dah.

Pelan-pelan gue memanggil masnya dan memesan burger untuk anak gue.

Sembari menanti pesanan makanan Aidan, gue meringis kesakitan. Gue raba rahang kananku.. Ini apa ya, kok rahangku bengkak? Eh ini bukan jerawat bisul kan, kok sakit ya? Apa ini memar karena jatuh tadi ya..

Haish, gini amat ya rasanya jatoh.

Lalu gue telpon suami dan menceritakan apa saja yang gue alami.. Tanpa dikomando, gue mewek. Mewek melulu sih? Yasudahlah, daripada gue deklamasi, lebih kasihan lagi yang denger.

Suamik berjanji akan segera pulang.. Gue diminta menunggu di sana.. Mungkin gue harus menunggu sekitar 2 jam ke depan sampai suamik datang menjemput. Duh lama yaaaa.. Yasudahlah, anggap aja istirahat. Sepertinya gue berencana begitu, mungkin selama dua jam gue akan membiarkan Aidan screen time sementara gue akan sibuk.. ngelus-elus kepala benjol..

***

Kira-kira setengah jam gue sudah duduk di toko ini. Kecuali kepala benjolku yang nyut-nyutan.. selebihnya gue merasa baik-baik saja.

Kayaknya gue pulang duluan saja deh, kelamaan nunggu suamik datang. Lagipula jarak rumah dengan mall tidak sampai 2 km dengan jalur yang anti macet. Insya Allah, gue masih kuat nyupir.Tiba-tiba gue mendengar satu kalimat paling horor abad ini. Apalagi kalau bukan…

Mami, Aidan mau be’ol..

how-dare-you-say-that

Aidan : ” Perut Aidan sakit. Aidan kebanyakan makan. Mau beol mamiiii..”

Gue   : ” HALAHYUUUNG, LEE!!.. Aduh, tahan sampai rumah lah yaa.. Mami pusing nih nak, kan tadi habis jatoh..” *alesan, supaya Aidan mau menahan hasrat buang hajatnya sampai rumah*

Aidan : ” Mamiih! Aidan mau beol di sini. DI SINII!.” *anak gue berlari-lari gelisah keliling restoran sambil memegang pantatnya*

***

Intermezzo, mau cerita dulu.

Aidan tuh ya, dia sering memilih waktu dan tempat yang salah kalau lagi kebelet pup. Salah buat gue, bener banget buat dia.

Kadang kalau gue sedang leyeh-leyeh tidur siang, belum juga merem sudah diganggu suara ribut Aidan memanggil dari kamar mandi.

Atau yang paling sering, ketika gue makan siang, do’i tiba-tiba langsung ngibrit ke kamar mandi. Gue pikir, untuk beberapa menit masih bisalah menemukan kedamaian dari makananku. Tapi mau seenak apapun menunya, tidak akan terasa bedanya jika tiap beberapa detik sekali ada anakmu yang njerit-njerit minta dicebokin..

Aidan     : ” Udah.. Udah Mamii..!”..

Gue         : *memastikan*” Beneran? Sudah belum?”

Aida       : ” Cebokin Mami.. UDAAAHH!!”

Gue melangkah gontai meninggalkan piringku yang merana. Baru juga rampung dua cebokan, sekonyong-konyong..

Aidan    : ” Mamiii! Mamii keluar!”

Gue        : ” Haa? Kenapa? Mau beol lagii? Katanya udah?”

Aidan    : ” BELOOM.. BELOM SELESAI.. KELUAR. MAMII KELUAR!”

*kembali ke meja makan* *melihat nelongso apa yang baru saja dilakukan jari-jari ini*. Yang di piring sudah tidak membangkitkan selera. Baru buka mulut, belum juga makanan tadi sampai tembolok, gue sudah dipanggil pak bos lagi..

Aidan    : ” MAMEEEH.. UDAAAAH.. UDOOWAAAHH..!!”

..sungguh makan siang yang mewah sekali..

Lalu selain waktu yang tidak tepat, do’i ini demen banget pup di mana saja.. Gue bilang di mana saja, artinya memang di toilet manaaa saaaja. Nggak di rumah temen gue, mall, hotel, kapal feri, bandara, taman Menteng sampai di warung bakmi aja sudah.. tinggal di pom bensin saja yang bel..*JANGAN SAMPEEEE. POKOKNYA KALO NGGAK ADA BAPAKKNYAAAA, EMAK KELUARIN FATWA HARAM BUANG HAJAT DI POM BENSIN!*.

Nah, yang bikin gue malas kalau Aidan pup di mall adalah nyebokinnya harus penuh konsentrasi.. Karena tidak ada kids toilet, maka harus pintar-pintar memposisikan anak supaya pas dengan si keran air.. Yunau, jarang yunau semprotan WC yang masih ada selangnya.

Aidan? Yah kadang dia gesernya terlalu maju sehingga semprotan air membasahi punggungnya. Atau terlalu mundur ke belakang yang mengakibatkan dirikuh yang selalu kena semprot..

GRRH..

Ini kenapa jadi ngelantur ngebahas habit pup-nya anak gue ya.. Auk ah, nanggung.

***

Balik maning ke tempat kejadian perkara..

Gue ngadu lagi ke suamik kalau Aidan kebelet beol. Nggak ada solusinya juga sih.. huhuhu.. Sambil menelpon, gue melihat anak gue yang masih bergerak-gerak gelisah. Sekarang dia lagi nyungsep di bawah meja.

Gue       : ” Aidan, kita pup di rumah aja ya..”

Aidan    : ” Nggak mau mami, pewut Aidan sakiitt.. mau beool.. haduuu.. huft huuuuft.. ayoo mamii.. ayooo..”

Gue        : ” Kalau Mami jatuh lagi gimana?”

Aidan    : ” Aidan yang pegangin mami, biar jalannya nggak jatoh..”

Gue        : ” …maaaaaak’eeeeee..” *mewek*

Ya sudahlaaah.. in nyebokin anak, we trust.

Pokoknya bukan sudah jatuh tertimpa tangga, ini mah sudah jatuh masih harus nyebokin anak.. Seakan-akan maju ke medan perang, pelan-pelan gue berdiri dan berjalan dituntun Aidan sampai ke toilet.

Tapi entah kekuatan apa yang mendorongku, ternyata gue baik-baik saja. Masih bisa nyebokin tanpa perlu berdrama-drama lagi.

Sudah kan? Sudah dong ya..

***

Sekarang gue mau nyembuhin jiwa gue..

Pokoknya aku mau belaaanjaaaakkkk.. terus makan yang enaaaaak. Aku tidak mau tahu urusan dapur dan cuci piriing.. Kepalaku benjol, jadi kalau lagi pusing harus belanja.. Katanya begitu kan? Kaaaan..

Kami keluar dari toilet dan berniat mulai shopping dari toko yang mana dulu. Sambil berjalan, gue membuka dompet. Cash tidak ada seberapa. Kemudian benda pertama yang aku cek keberadaannya adalah ATM.. daaann…

.. dia nggak ada..

ATMMMMM!! KAMU ADA DI MANAAAA?

..AAARRGH!

Baru ingat, ternyata ATM ada di tas pesta dan lupa gue kembalikan ke dompet. Dasar brokoli uletan, dasar sawi layu, dasar wortel lembek, dasar tisu kering yang basah kena air….jdjeyrgc&hgs#ufsekh@knfhsf&% *ngedumel dalam bahasa Timbuktu*

HHHHHHH…

ya pakai credit card dong, dont rich difficult people lah.. jangan kayak orang susah.
Haiishh, udah nggak kepikiran..

Yaaah, begitulah.. pulang ajaa lah..

***

PS:

Selesai menulis ini, gue sudah dalam keadaan baik-baik saja.

Tadinya mau ngga nulis tentang ini karena sudah kepanjangan. Tapi tanggung ah, jadi gue menemui terapis gue.. dan beliau bisa “melihat” kalau gue ketempelan salah satu jin penglaris mall itu. HUWAAAAHH.. *untung nggak pingsan lagi*. Yah, percaya nggak percaya sih..

Jadiiiii.. kalau sekarang gue merasa sedang hipotensi atau hipoglikemia, gue tinggal stalking Lee Je Hoon bebeb sajaa….   Lumayan, manisnya bisa nambah gula darah gue naik lagi..

dah neiikk…

db6a7e9ea08987869dd0cc9009445519signal-211638c1ca4a760b786f183f518a21d360fb4942fa_hq

Iklan

24 pemikiran pada “Pingsan.

  1. Buahahahahahaha endingnyaaa yeee tetep aja si bebeb Lee Je hoon.

    Ya ampun wiiii pingsan untung mall sepi ya wi…coba periksa2 lagi wi (siapa tau………) hahaha digetok dewi.

    Wi gue pas Jaman SMP hobi pingsan..tiap upacara bendera. Secara rumah di Cengkareng sekolah di kramat pulo senen…haishhhhh
    (Plus gue darah rendah ga kuat diri)

    Semoga kamu baik2 aja ya….tatap terus itu si bebeb…stalking terusss dah pokoknya 😃

    Disukai oleh 1 orang

    1. makasih yaaaa Joice atas perhatiannya. Iya hihihihi.. nggak bisa nggak, si LJH bebeb yang hot itu masih ampuh jadi vitamin nambah tensi dan gula darah hihi..
      errr.. iya udah periksa. dan bener, beliau melihat kalau aku “ketempelan” huwaaaa. Tadinya mau nggak ditulis, tapi auk ah.. cerita ajuaah.

      Waaah ternyata kamu salah satu survivor upacara bendera. kereeen… Dann itu jauh nggak sekolah ama rumah? Jauh ya hahaha.. aku buta Jakarta Utara. Tapi ditolong kakak kelas dibawa ke UKS nggak? hihi

      Suka

  2. Dewiii aaah!! Udah serius banget bacanya pas baca wawancara tv one langsung ngakak parah!!!

    Jangan lupa sering2 konsumsi gula yaaa.. awas jangan kebanyakan ntar gak hipotensi tp malah diabetes #amit2

    Baaaaah!!! Aidan toss dulu sama Sophie sini! Kalian kembar beda ortu apa yah?? Kok soal beol semau jidat dimana aja kapan aja ini bisa SAMA BANGEEEDDDDD… titik koma kutip SAMAAAAAA.. ihhh Aidan, tante padamu!

    Suka

    1. Iyaa Nad.. mungkin karena pengaruh alm. bapak yang punya riwayat hipertensi dan alm. papa mertua yang punya riwayat diabetes.. aku jadi hati-hati banget ama gula.. cuma air putih tok.. eladalah malah kerendahan.. makasih yaaa..

      bhauahauhauahahaua samaaan yaaa ama Sophie.. apa jangan-jangan Aidan adalah Sophie yang menyamar, vice versa? uwuwuwuuw.. towel pipi lucu Sophie dulu ah

      Suka

  3. Monika Oktora

    mwaaahahaha.. postingan mbak dewi selalu membawa angin segar, aduh maap bukannya eike ngetawain mbak dewi yg pingsan, tp da gemana ga bisa ditahan. Smg sehat2 terus mbak dewi.. biar bisa bikin postingan yg seger2

    Suka

    1. ahseiiikk, aku jadi kayak angin dong mba #apeu..

      nggak usah minta maaf mba Monika, ini cuma satu dari sekian drama kehidupanku kok.. Makasih yaaa mba Monika, sehat-sehat juga terus ya di Belanda sanaa..

      Suka

  4. Duhhh ya ampun mbaak, bs sampe pengsan di mall gt. Untung udah baekan ya. Emanglah, mamak2 tuh hebat tenan..abes pengsan lgs bs nyebokin anak muahaha.

    Aku jg punya riwayat hipotensi.. padahal badan gede begini, jd aja suka jd bahan ledekan temen2.. soale suka tiba2 gak bisa bangun karena keleyeng2, dan pas ditensi tiba2 rendah aja gitu.

    Suka

    1. Iya Alhamdulillah.. ini mah bukan mamak2 hebat, tapi gak ada pilihan orang lain Lativa huhu.. helper mana helper?

      wah samaan dong kita. ternyata banyak ya yang punya hipotensi, eh bener loh.. badanku juga gedee tp sering planga plongo nggak nyambung (eh gak ada hubungannya ya)

      Suka

  5. Ngakak 😆😆😆
    Btw dulu jaman masih sekolah, aku pernah punya cita cita pingsan pas upacara bendera. Kan lumayan bisa bobo tjantik di uks bentar. Tapi ga terkabul sih, terkabulnya justru pingsan di pasar. Kan becek ya 😆

    Suka

    1. Hahhahaha iya yaa.. pingsan waktu upacara tu kayaknya seru ya.. jadi pusat perhatiaan terus bisa bobok bentar di uks..

      ii.. iii..tuuuuu pingsan di pasar becek? hahahahahhahaha duh Nanaaa.. aku ikut prihatin (tapi ngakak)

      Suka

  6. Yaaa ampuuunn, judulnya cih pingsan, isi ceritanya cih pingsan, tapi kok gue malah ngakak banget ini, maaapkeuunn ya Mbak 🤣🤣 Gue malah makin pecah ketawanya di bagian BE-OL nya Aidan 😂😂 Ya Allah.. ampun, malu di liatin Mas sebelah.
    Nah, klo LJH nya bisa jadi asupan penambah gula darah, cb aja Mbak foto nya di jadiin puyer, jadi saat minum teh, pengganti gula nya bs pake itu 😛
    Jaga kesehatan ya Mbak.. Semoga ga ada tragedi BE- eh.. pingsan lagi 😃

    Suka

  7. hahahhaha postingannya bener2 bikin ngakak. Dont rich difficult people nya juara mbak dew….Semoga gebetan Koreanya senantiasa menambah naiknya gula darah yo mbak, biar enggak pingsan lagi. Btw aku seumur hidup belum pernah ngerasain pingsan euy *amit2 knock on wood*

    Suka

  8. dari dulu gue juga penasaran rasanya pingsan tuh kayak gimana, waktu ospek dalam hati doanya “pingsan kek pingsan kek, kok gue kaga pingsan2 yak?!!” lumayan kan bsia cabut ospek hahaha
    gue ngebayangin kalian lari2an ke wc, duuh, pala gue langsung sakit, ga ada drama gitu pas perjalanan ke wcnya?
    trus yang “nempel” itu beneran ??

    Suka

    1. Iyayaa.. kenapa kalau kita pengen pingsan malah nggak pernah kekabul yaa..
      Aih Fey, sudah cukup drama hari itu.. kami ke toilet udah kayak ngiringin penganten jawa mau nikah.. jalan pelan2 banget hahahha..

      Emmm.. sepertinya beneran.. ya percaya nggak percaya 🙂

      Suka

  9. Mbaaaak, ini yang di critain di wa bukan pingsannyaaaa? Aduh tadi tanggalnya aku gak ngeh tapi tahun 2017 *keplakin ajaaaa keplakin dila 😂. Aku malah tukanh pingsan mbak, pingsan profesionalku dimulai dari waktu jadi murid baru di smp. Upacara gladi bersih tiba2 badan ringan sama kok tiba2 mendung ya??? Ternyata bukan mendung tapi emang dunia menggelap dan melek2 udah di kasur UKS 😂😂😂😂😂

    Suka

    1. hahahhahah Iyaaa Dilaaaa.. ini kronologis kejadian yang aku ceritakan di wa itu.. nggak laaah masak mau keplakin Dila sih haha..

      (((pingsan profesional))) bahuahaiahuahsakhahaha aseliklah ini aku ngakak.. Waaaah kamu kalau satu sekolah dengan aku sudah aku jadikan idola tuh Diil.. maklum abg, nyari perhatian pengen banget bisa pingsan kala itu..

      Disukai oleh 1 orang

  10. ya ampun kok bisa pernah kepikir pengen pingsan sih? haha
    anak2 yang pingsan pas upacara di sekolah itu kan either penyakitan atau males jadi pura2 pingsan. hahaha.

    wuii berarti mesti ati2 jangan sampe pingsan lagi di tempat umum.. kan bisa bahaya ya…
    trus kalo hipotensi gitu harus gimana?

    Suka

    1. Iya Koh.. hahah maklum abg kan maunya yang labil-labil gitu.. masih belum ngerti pingsan itu penyakitan atau malas.. kayak di film atau di novel2 gitu koh.. keren pada zamannya hihihi..

      Iyaaaaa bener.. harus tau banget kondisi Koh. Mmmm harus gimana ya? Kalau aku harus cukup banget istirahat, gak boleh dehidrasi, ya itu ditingkatkan asupan gula dan garam.. Trus atur pola makan dibanyakin protein jadi semacam makan telor gitu koh salah satunya..

      Suka

  11. Mba Dew kenapa sih selalu lucukkk?
    Maaf yah mba Dew, bukan gak prihatin, awalnya serius baca, smpe tetiba bu satpam jadi wartawan, ngakak smpe muncrat2 (nahan ketawa soalnya anakku tidur)
    Dah gitu selanjut-selanjutnya,sampe lupa kalau mba Dew itu lagi ceritain hal yg serius,,karena sumpah ngakak sejadi-jadinya,,lucuuuuukk pake banget 300x (akhirnya anakku bangun deh jadinya,,,hahahahah)😂😂😂😂😂
    Btw Gws yah mba Dew, semoga tekanan darah,gula darah, dsb’nya itu bisa normal kembali,,dan tidak ada kejadian pengsan lagi, baik itu pengsan syantiiikk ala-ala imajinasi, maupun pengsan memalukan+kesakitan(gegara kepentok) 😆😆😆

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s