Tiba-tiba beranak tiga..

September 2015.

Kali ini gue ingin menyelesaikan draft cerita gue ketika sempat tinggal di Medan. Ini adalah semacam cerita sambungan dari postingan yang ini.

Jadi selama gue di sana, gue benar-benar menikmati peran gue sebagai nyonya lengkap dengan asisten-asistennya. Aidan pun sempat merasakan menjadi murid TK di Medan.

Nah, apabila dibandingkan dengan sekolahnya di Jakarta, jam kepulangan TK di Medan ini lebih lama. Jam 1 boook.. Sebagai emak-emak yang hampir selalu ada di sisi Aidan selama 5 tahun pertama kehidupannya, tentu saja aku bersorak horay.. Wiiiii, begini ya rasanya jadi ibuk-ibuk yang anaknya masuk sekolah.. Waktu golar-golernya jadi lebih lama.. Yay!

Bayangkan, setelah melepas anak serta para keponakan berangkat sekolah, hari-hari gue hanya diisi dengan leyeh-leyeh saja. Tujuan hidup? Apa itu tujuan hidup? Pokoknya..

Lanjutkan membaca Tiba-tiba beranak tiga..

Iklan