Ahjumma Rasa Budhe Akhirnya Ketemuan.

Hai Blog .. Di awal tahun 2022, gue mau update kehidupan ya.

Pandemi sudah hampir 2 tahun. Masih ingat, bagaimana kelamnya Indonesia di bulan Juni-Juli 2021 lalu 😟. Gue turut berduka cita yaa atas kehilangan hebat teman-teman saudaraku semua.

Duka ini masih terasa, meski keluarga inti gue, sedikit lebih beruntung karena Covid sialan masih belum menghampiri.

Alhamdulillah yah, fisik masih sehat. Finansial? …. Errr.. Mental? Ituu lagi..

….

Jujur, yang paling menguras emosi (selain sekolah online, tentoe sadja) adalah OMG gue butuh sosialisasi.

Bersyoookooor, budhee.

Nikmati waktu yang berkualitas dengan keluarga. Iyyyaaaaaaa, bund. Tapi, ya tidak sepanjang hari sepanjang waktu juga. Yang ada, gue lebih sering jadi babon bison ngamuk daripada bunda lelembut..

Atau.. kan sudah jamannya sosial media. Manfaatkan dong budhe..

Sudah pasti, itu mah gue juga bisa..

.. bisa lama-lama gila, maksudnya.

Capek loh, dengan banyaknya informasi satu arah yang sangat cepat dan bertubi-tubi. Lalu tiba-tiba waktu berlalu hanya sekedipan mata. Overstimulus. Iya, nggak sih?

Kemudian gue melihat postingan ini.

Ngacung.

Gue kesepian.

Gue rindu berinteraksi secara fisik dan emosional dengan orang lain. Jadi sekarang, siapa aja deh, selama dia bisa dan mau ketemu dengan gue, Insya Allah selalu gue sanggupi.

Begitu pula dengan sobat-sobat blogger. Sudah tidak terhitung berapa panjang chat2 kita. Sudah vaksin, liburan juga tiba. Gue menawarkan diri ke Joice dan Dilla. KETEMUAAN YUUK!

Iya loh. Terakhir ketemu 2017.. Astagaaah.. bahkan angka terdepan di usia gue saja sudah berubah.

Mau posting throwback foto aja sadar diri.. Sudah beda sekali dengan sekarang. Mau sampai kapan? Jangan sampai gue berubah jadi wanita jelita doong. Jelang lima puluh tahun, maksudanya. Tuluooong..

Akhirnya dari diskusi yang tidak alot, kita berencana ketemu pada akhir Desember 2021 di Plaza Indonesia. Oke.

Beberapa hari sebelum ketemuan. Dunia begitu tenang. Rasanya ada yang aneh. Kalau terlalu lancar begini biasanya akan terjadi sesuatu.

Benar saja, ternyata bertepatan ada acara keluarga di rumah Mertua. Aaak. Lupitaa Lopeez.

Gue hapal dengan pola ini. Karena di circle pertemanan manapun, masalah yang dihadapi selalu sama. Menjelang hari H, semua rencana ketemuan biasanya akan berakhir sebagaiii…

Tapi kali ini jangan dong. Pleaase..

Apalagi gue dikabari Joice, bahwa Ira kebetulan sedang liburan di Jakarta. Ihh asyiik… Masak gue yang mengusulkan ketemuan, gue pula yang berhalangan hadir.

Berpikir tidak keras-keras amat.

Eh, sepertinya gue tetap bisa deh. Meskipun pasti terlambat. Semoga saja kutidak jadi bocah SMP. Sampai, Mamenit Pulang.

Kan syediih..

Begitulah, di minggu siang yang cerah, secerah masa depan Raffatar, gue pamit ke keluarga. Kebetulan acara telah selesai. Padahal gue sudah siap mental jika mendapatkan tatapan..

..janjian di hari kumpul keluarga?

Untungnya tidak ada. Padahal kalaupun iya, gue pun khatam merapel mantra. Sambel balado kebanyakan tomat. Bodo amat.

***

Tiba di Plaza Indonesia. .

Masuk ke PI.. waaa. Mall-nya ramaiiii. Tampak butik-butik high end brand sedang mengadakan end year sale. Antriannya?

Wow.

Beda tipis dengan antrian busway. Perbedaannya, mungkin dalam hati, mereka yang sedang antri Channel, LV, Dior ini sedang bergumam….

Gue? Tentu saja kujadi tergoda ikut masuk barisan. Baris doaaang.. Karena maunya ngantri Fendi, padaya baru bisa ngantri kamar mandi 😌😌.

Becandaa

Eniwei, setelah nyasar sana-sini, not-so-long-story-short akhirnya kita bertemu.

Ira-Dilla-Dewi-Joice

Aaaaaah senaaaang-senaaang.

Kami memang sebahagia itu, yeorobun

***

Ngobrolin apa sih?

With Ira. Pemilik blog Coklatdanhujan.

Ira? Si gadis manis dari Bandung ini anaknya serame di obrolan online kita. Gue tau, gue bakalan bisa nyaman ngobrol dengan dia, bahkan dari sebelum kita berjumpa.

Satu hal yang gue ingat, ketika di MRT, di sela-sela tatapan mamang satpam, dia memberi komentar kurang lebih seperti ini..

“Mba Dewi seneng deeh.. Sering nari gitu dapat support dari suami.”

“Eh, Seharusnya begitu bukan?”.

Iya juga ya, harus bersyukur. Sepertinya harus gue tulis dan tempel di dinding.

Biasa, jadi reminder kalau gue berubah jadi tiger wife dan siap-siap kalau mau mbengok ke suamik…

“DRAKOORR TEROOSSSS!!” 🀬

***

The one and only Dilla. Neng Mumun.

Setelah sekian lama tidak bertemu, gue harus tulis komentar Dilla yang membuat Gue njondhil sampai Bima Sakti, lupa balik lagi🀭🀭

“Mbaaak Dewiii. Mbak Dewi kok sekarang jadi mirip Kristen Stewart..”

MUEHAHAHAHAHHAHAHHAHA

Me. Channeling Bella Cullen dengan kearifan Cinere Alias Bella Sungkawa.
Yeorobun be like.. Mbok nyebut, budhee..
Kstew be like. My eyeess 😭

Tapi ingat, kembali ke pedoman menulis. Blog itu sejatinya dibuat sebagai catatan harian untuk bahan hiburan di hari tua 😌😌.

Maka flexing seperti ini nih yang perlu gue tulis. Bahwa pada tahun 2021, ada satu masa di mana Dilla alias Rihanna jalur syariah dapat wangsit lihat ada Budhe2 kurang piknik jadi mirip Kstew.. #pembacamuntah😝😝

Anyway, tidak perlu panjang lebar, tentang Dilla sudah sering gue cerita di sini. Dia sudah jadi sobat sejak berbagi kubikel di kantor 10 tahun lalu.

Maygaaat 1 dekade 😱😱.

Kita nostalgia ketika kita jadi kolega kantor. Dilla yang shock pertama kali jadi anak baru, menjumpai kubikel pojokan kantor penuh dengan poster Twilight 🀣🀣🀣.

Lalu kita yang bahagia mengetahui teman sebelah ternyata sama-sama seorang blogger.

Ingat suasana kantor sedang santai tapi dari kubikel sebelah terdengar suara ketikan sibuk di keyboard.

Ini pasti sedang nge-blog.

Ngintip. “Whaaayoooloooo…. nulis apaaan?”.

Mbikikikikikik, cekikikan lagi. Tak lupa saling laporan sudah posting lalu meluncur ke lapak masing-masing. Maklum lapak Komen seringnya kering kerontang, sistur..

Ah.. that good old days 😚😚.

***

Dengan Joice sedang cosplay jadi #streerwomanfighter cabang lokal a.k.a Street Budhe2 Fighter 😝😝

Joice… Dengannya, semuaaa-muaaaa sudah diobrolin.. Sejak gosip Korea sampai gosip selebgram lokal tanpa talent.

Gue selalu kagum dengan energi Ibu satu ini. Terutama istiqomah dengan review drama koreanya. Jujur, ketika semua mulai keranjingan drakor, gue masih suka, tapi tidak semenggebu-gebu dulu.

Wis tuweeeek 😩😩. Sepertinya tugas sebagai kdrama bangkotan sudah selesai.. .

Ketika dulu Korea masih dipandang sebelah mata, rasanya ingin menebar racun Halunesia ke mana-mana.

Sejatinya, sejak 20 tahun yang lalu kualitas film dan drama korea itu memang sudah berada di level yang berbeda. Jadi bukan saat ini “Kok sekarang Korea jadi bagus?”. Kurang tepat, tapi lebih karena semua akhirnya menyadari keberadaan dunia dalam drama korea.

Jadi kusalut dengan Joice chingu dengan kekonsistenannya menonton dan mereview drakor beserta info trivia di baliknya. Suhu kesayangan pokoknya.

Cupcake Joice nan moist endes edelia ..😌

***

Gosip. Iya dong, yamosok kita membahas perbedaan tanaman monokotil dan dikotil. Tapi tetap membahas artist Korea. Sekalian Dilla menimba ilmu sebelum menyelami gogon yang lebih dalam. Tentang Kim Go Eun dan mantan-mantannya, siapa jadian dengan siapa, Yoo Ah In pelan-pelan coming out, Big Bang yang tak kunjung ada hilal comeback-nya..

Terutama apalagi kalau bukan gosip underground perceraian Song Song Couple. Dulu, rasanya gue ingin menulis panjaaaaang lebar tentang hal ini. Tapi kok energiku dah cape yaa.. Jadi saat itu gue memang berjanji kalau ketemuan dengan Joice akan cerita.

Lalu waktu berlalu.

Lalu lupa.

Ketika Joice menceritakan informasi yang kurang lebih sama. Sedang heboh-hebohnya, refleks kami berdua langsung menoleh ke Dila. Menyadari tidak ingin membuat sedih hati seorang fans.

“Eh Dil.. tapi kamu suka Vicenzo? Maaaf yaa..”

“Nggak mbak, biasa aja kok. Aku tuh suka ceweknya.”

0,1 detik berlalu

Joice lanjut sibuk ngecipris dan gue pun hanya manggut-manggut, nunjuk-junjuk, sambil..

***

Demikian minggu sore hangat kami.

Tanpa direncana, kita saling bertukar buah tangan untuk masing-masing. Joice dengan cupcake favoriit yang tiap dia buka PO, gue selalu nangis di ongkir. Dilla dan banana cake forever kesukaan gue. Banana cake yang resepnya gue contek plek-ketiplek karena benar-benar enaaaak.

Terima kasih ya teman-teman tersayang. Hatiku hangaat dan tangki kebahagiaanku full. Semoga kita selalu sehat dan bahagia yaa. Lakukan apapun yang membuatmu senang, tenang dan berkesadaran diri 😍😍

Sepertinya tulisan ini gue selesaikan sampai di sini ya Sudah terlalu panjang. Kalau kata bang Hotman, saat ini diriku..

***

Berikut sedikit keriaan foto-foto sore lalu ya. Tentu saja dokumentasi dari kita bertiga.

4 wanita dengan pikiran masing-masing 😝😝

Okaaai yeorobun.

Postingan ini gue selesaikan di sini yaa. Sampai jumpa di cerita kehidupan lainnya. Di sini sudah lewat tengah malam. Lalu kuingat…

Ed Sheeran ~ Photograph.

Sebagai generasi 90-an, gue tumbuh dan familiar dengan pria yang memiliki nama depan Ed. Mulai dari Edi Sud, Edi Silitonga, Edi Tansil, Pak Edi tetangga di Solo Baru, Om Edi mantan asisten Ibuk dulu, sampai SHireen SUngkar *eh ini cewek mbaaak* maksud gue sampai Edward Cullen, gitu loh.. Maka, ketika ada sesosok penyanyi pria yang sedang naik daun bernama Ed Sheeran, reaksi gue?

Mmmm… biasa ajaa..

*langsung gak semangat*

Lanjutkan membaca Ed Sheeran ~ Photograph.

… Playdate di Playhouse Pejaten…

Setuju kan yah sebagai ibuk-ibuk kegiatan yang paling menyenangkan adalah playdate?Setojoooo.. Tapi sebenarnya siapa yang lebih butuh playdate sih?.. Emak apa anaknya?

….*mempersilakan rumput yang bergoyang untuk menjawabnya*…

Terus rumputnya ngga ada yang goyang, ngambek dianya.. karena kalah hits dibanding drible yang bergoyang….. errrr.... *duo serigala datang* *lalu yang nulis shock*

Kalau kata akiyuh, tentu yang senang emaknya… Soalnya, selain anak, setiap hari kan lebih sering ketemu ama panci, jadi agak ngenesΒ ya kalau sampai akhirnya gue ngobrol dengan wajan dan kompor.. Gue masih butuh untuk ketemuan dengan teman-teman, baik itu sesama mamak-mamak atau yang masih single. Biar balans, yunauu balaansss…

Lanjutkan membaca … Playdate di Playhouse Pejaten…