Movie Review. My Annoying Brother (2016).

Bulan desember lalu gue berkesempatan datang ke premiere film My Annoying Brother (Hyung).

img20161219191608

Ciiaaailaaaah.. ngguayaaa, premiere nih yeeee..

Bukan.. Ini bukan personal invitation kok, boro-boro red carpet.  Lebih tepatnya kantor temen gue, Bunga punya beberapa tiket undangan yang nganggur. Jadi begitu ditawarkan, belum juga Bunga selesai bicara.. gue sudah mengiyakan ajakannya..

img-20160918-wa0004-02
Bunga-tangannya Imbi-Gue

Sebelum film dimulai.

Malam itu, gue dan Imbi ikutan ‘nebeng’ Bunga datang ke acara premiere film ini di CGV Grand Indonesia.

Di dalam studio, kami bertiga memilih duduk di row C… Sambil berjalan menuju kursi, tampak tulisan “reservasi” di barisan kursi di depan kami. Kalau tidak salah, kursi reservasi tersebut diperuntukkan bagi para undangan VIP.

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 dan tampak dua orang pria memasuki studio dan berdiri di hadapan penonton. Mereka memperkenalkan diri sebagai host acara.

Para host mengucapkan selamat datang kepada para undangan VIP, media partner, komunitas film dan para fans EXO.. Ketika mas-mas host memberi sambutan, tampak seorang pemuda berdiri dari kursi VIP-nya. Dia cengar-cengir dan melambaikan tangan ke arah penonton. Kalau gue tidak salah dengar, pemuda tadi dipanggil Bisma. Bisma? Bisma itu siapa? Bis malam? Ya bukan dong, mbaknyaa ih..

Kata Bunga, Bisma itu salah satu personel SM*SH.. Oaalaahh.. Yah, sayang bukan Morgan Oey. ((kenapa emangnya?)).. kagak nape-napeee.. maklum, tante-tante alert..

Nah, Setelah dirasa studio sudah dipenuhi para penonton, untuk memanaskan suasana, sang host melempar beberapa pertanyaan kuis ke penonton. Salah satu hadiah yang disebutkan adalah CD EXO terbaru..

Begitu kalimat itu diucapkan, terdengar sedikit keriuhan dari barisan di belakang gue.. Bisa ditebak, pasti mereka adalah fans Exo ya.

Sambil melirik ke belakang, gue dan kedua teman gue pun saling berpandang-pandangan. Yah walaupun di antara kami bertiga, hanya Bunga yang tidak terlalu ke korea-koreaan, tapi masak hadiah ‘cuma’ CD bisa sampai seheboh itu? Bagaimana kalau personel EXO-nya muncul beneran dari balik layar?

Kami kasak-kusuk. Ternyata begini ya rasanya duduk bareng di bioskop dengan para fans boy band k-pop. Kami bertiga bagaikan gelembung-sabun-cuci-baju-sekali-kucek yang langsung hilang pada bilasan pertama..

tak terdeteksi, maksudnya..

Lalu pertanyaan kuis pun bergulir.

Salah satu pertanyaan yang gue ingat adalah.. “Di drama apakah D.O atau Do Kyung Soo bermain sebelum film ini?”..

Ooh, kayaknya gue tahu jawabannya.. Apa mungkin drama yang dimaksud adalah It’s Okay It’s Love? Yang dia main sama Jo In Sung akiyuuh?

Gue ikutan mengangkat tangan tanpa ada niat untuk berkompetisi. Dipilih syukur, nggak dipilih ya ngacung lagi.. Tapi di belakang gue??

… ajigile jabangbuset...

e7ddb-raise2bhand

Semangat bangeeeett… Beberapa kali gue melirik ke belakang untuk menjumpai wanita-wanita muda ini berdiri sambil mengacung-acungkan tangannya penuh semangat  “SAAAAYYAAAA!! SAYAAAHH MAAAS!… MAS, SAYAAA DONG MAS.. SAYAA!!”

Waajar.. Namanya fangirling, ya pasti semangat dan kompetitif menjadi nama tengah mereka dong, wajaar..

Eh udah heboh gitu, si mas-mas host malah memilih penonton yang lain.

1310033928_dissapointed_supporter
mohon sabar mbak, ini ujian..

Lalu pertanyaan berikutnya kembali berkaitan tentang EXO..

Dan mbak-mbak fans EXO di belakang gue kembali semangat “SAAAYA MASS!! SINI DONG MAS.. PILIH SINI MAS!”.

Maaf aku teman-temanku, maaf ya, kalau ternyata mbak-mbak gemets di belakang gue baca blog ini. Gue tidak sedang nyinyir.. ta.. taaa.. tapiiiiii..

Ini ruangan bioskop, dan kayaknya para penonton malam itu, gue yakin, walaupun bukan fans EXO, minimal mereka tidak asing dengan perfilman Korean.. Tapi yang heboh berisik tereak-tereak cuma mbak-mbak di belakang gue aja..

Dan pertanyaan terakhir, sepertinya pertanyaannya adalah berapa jumlah anggota grup band EXO. AKhirnya ya bueboook, si mbak semangat yang ada di belakang gue dipanggil maju ke depan.

Yaayy.. you go mbaa.. senangnya akhirnya mimpi bisa memperoleh merchandise EXO dapat terkabul ya mbak.. Memang selalu ada buah dari perjuangan yg penuh semangat..

Setelah pertanyaan kuis selesai, tibalah saatnya pemutaran film dimulai..

***

Review film Hyung/ My Annoying Brother.

Review tentang My Annoying Brother / Hyung bisa dibaca di sini ya..

Sebagai sebuah drama komedi, My Annoying Brother dibuka dengan suram: pejudo muda Du-young (Doh Kyung-soo) cedera saat bertanding yang membuatnya buta permanen. Situasi ini dimanfaatkan oleh kakaknya yang sedang dipenjara, Du-sik (Cho Jung-seok), agar bisa mendapat pembebasan bersyarat. Kedua bersaudara yang sudah lama terpisah inipun bertemu kembali. Tentu saja awalnya situasi tidak menyenangkan – Du-sik dengan licik memanfaatkan situasi adiknya, sementara sang adik menganggap kakaknya itu hanya tambahan masalah dalam hidupnya yang sudah susah. Namun justru dari sinilah komedinya berkembang.

  • Yang gue suka.

Chemistry antara dua aktor utamanya, Jo Jung-seok dan DO Kyung-soo. 

tumblr_of5zv7unxt1tyr8tlo2_540

jo-jung-suk-do-my-annoying-brother

Terus terang, penampilan dari dua pemain utamanya menyelamatkan film ini. Menyenangkan sekali melihat tingkah mereka. Si kakak yang konyol dan manipulatif sementara si adik polos dan selalu merasa depresi. Gue merasa mereka berdua benar-benar saudara sekandung dengan segala hate/love relationshipnya..

Separuh pertama jalannya film ini pun berjalan dengan semestinya. Jika kita fokus dan konsentrasi, kita bisa mendapatkan maksud humornya kok.. Overall lumayan menghiburlah. Komedinya dapat dan chemistry antara si kakak adik bener-bener terasa.

Walaupun ada tokoh wanita, tapi tidak ada scene atau kisah romantis di dalamnya. LUCUUUK. Beneran. Mungkin selera humor gue receh ya, jadi gue benar-benar tertawa tulus melihat aksi kocak mereka..

Oh, taklupa, gue juga suka dengan soundtracknya ya..

  • Yang gue kurang suka

Di separuh awal film kita disajikan hubungan kakak dan adek yang bagaikan melihat perang komen netizen di ranah pilkada.. Berantem meluluk.

Tapi yang membedakan, di film, mereka berakhir rukun dan saling menyayangi. Kalau para netizen, entahlah..

Apakah semua berjalan lancar sesuai dengan fitrahnya? Ya nggak dhuoong.. Itu namanya too good too be true. Pasti ada apa-apanya, film Korea gitulooh..

.. dan beneran..

*SPOILER*

.. Tiba-tiba si kakak sakit. Dan setelah diperiksa ternyata si kakak mengidap penyakit.. Tebak sakit apa?

Iya. Penyakit favorit para penulis naskah drama korea jadul.

..sakit kanker…

reverse-1275389857_naked-gun-facepalm

AAAAAH ELAAAAAAAAAHHHHHHH!!

.. gue merosot ke bawah, Bunga cuma senyum-senyum, Imbi tepok jidat..

Kenapa harus sakit kanker sih? Memangnya nggak ada ide lain untuk dijadikan klimaks? Kenapa nggak ke Timbuktu mau jadi misionaris aja? Atau ke Thailand mau operasi ganti kelamin? Atau kalau nggak ikut miss Universe, atau tiba-tiba menjadi relawan di planet Mars. Yang laiiin keeeek? Masak sakit kankerr lagii??

Dan endingnya pun bisa ditebak, si kakak tetap meninggal.

4xwekkb
capeee deehh..

Sementara kami bertiga sibuk menghela nafas, samar-samar gue mendengar isak tangis di belakang. Eh beneran loh, para mbak-mbak yang semangat tadi kini semua sedang sesenggukan. Tinggalah kami bertiga yang terbengong-bengong..

Padahal untuk urusan cengeng nih ya, istilahnya, diajak salaman aja gue bisa langsung mewek.. Sebegitu cengengnya gue. Tapi di film yang digadang-gadang untuk membuat kita tertawa sekaligus menangis, kok gue nggak nangis yah? Sedikit berkaca-kaca saja pun tidak. Manaa? Mana mamah dewik yang dulu?

Soalnya plotnya mudah ditebak, apalagi kalau bukan konflik-baikan-sakit-kritis-matek-dan-yang ditinggal-akan meresapi apa arti hidup ini.

qh14c

AKU SUDAH BOSYAAAAAANNN…

***

Demikian review yang tidak mirip review sama sekali ini.

Tentu saja gue subjektif..

Jadi apabila gue ngecipris nggak karu-karuan bilang film A ini bagus, film B ini biasa, atau film ini C jelek, jangan ditelan mentah-mentah ya, nanti tenggorokannya sakit.. Maksud gue, lebih baik kita menilai film setelah kita menikmatinya sendiri.

Ada oke, ya, teman-teman..

Jadi, selamat menontoon..

d52414588b609b084fdffc248214b6c8
dadaah babaay..
Iklan

29 pemikiran pada “Movie Review. My Annoying Brother (2016).

  1. Buahhaja kirain kamu yg menang wi kuisnyaaa.

    Akundah nonton stengah nih minggu lalu. Agak malesin sih cuma ya penasaran ama Jo Jung Suk yang aktingnya bener2 annoying kayak di jealousy incarnate. Jarang sih film korea bisa berhasil sekeren drama. Mungkin detailnyaaa yg kurang. Plus ceweknya Park Shin ye ya wi..pasti kau nggak sreg deh

    Disukai oleh 1 orang

    1. Ih aku nggak seniat itu Jo hahahahha..

      Iya kan.. padahal awal-awalnya lumayan menghibur loh.Eh iya beneran, kalau film yang dirancang komedi memang agak ‘kalah’ ya kalau dibanding drama.. Kalau film komedi (romantis) favoritku sepanjang masa tetap My Sassy Girl sama My Tutor Friend. Lainnya belum dapat.. makanya lebih sreg film yg kalau gak horor, thriller ya drama sekalian..

      Nah iyaa hahahaha.. ini satu2nya film Park Shin Hye yang aku tonton Jo hahaha.. dan pendapatku masih belum berubah hihihi..

      Suka

      1. Hahahaha eh nonton deh Tyke, klo komedinya dapat kok.. menghibur juga. Siapa tahu malah dirimu mungkin sukaa.. percayalah mungkin 98% di luaran sana buaanyaak bgt yg suka dan reviewnya bagus.. cuma aku yg 2%-nya aja hihih..

        Suka

    1. Hahahhaha.. lalau awal2 emang gak dapat. harus konseeeen apeu sih. aku klo film f belum nemu mana yg lucu bgt. selama ini belum ada yg ngalahin my Tutor Friend. sama My Sassy Girl.. jadul klasik tp msh top of the top..

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s