Drama Korea : Menonton Encounter ituu…

… seperti ada kupu-kupu beterbangan di dalam perutku…

Beneran, tapi tunggu sebentar ya, gue mau napas dulu.. Ini habis ngos-ngosan nonton episode 10.

***

Okeh.

Jadi, sebagai posting pertama di tahun 2019, gue akan buka jurnal blog gue dengan mengulas drama artis korea kesayanganku, siapa lagi kalau bukan, Song Hye Kyo.

ENCOUNTER (BOYFRIEND)Gambar terkait

f131868052293260000(0).jpg

*** Lanjutkan membaca “Drama Korea : Menonton Encounter ituu…”

Iklan

Karena harta yang berharga adalah keluarga..

… maka gue akan cerita tentang keluarga lagi..

Agaaaiin?

Iya. Ha.Ha.

***

Suamik

  • Queen? Siapa itu?

Jika ada pilihan, genre film musikal adalah pilihan terakhir yang akan ditonton suamik. Huhu, tapi kan, ada Bohemian Rapsody. Meski gue diam aja sudah fals, tapi kalau dengerin orang jago nyanyik tuh, aku syukaaa..

Suamik : “Aku malas nonton film nyanyi nyanyi.”
Gue : “Tapi ini Queen Pi..”
Suamik : “Aaaarrghhh. Aku nggak usah ya, kamu aja sama Aidan.”

Sayangnya Aidan memaksa kita nonton bertiga. Akhirnya sambil melangkah gontai suamik masuk ke bioskop.

.. baru 5 menit pertama.

Suamik : “Loh dek ini film tentang Freddie Mercury apa Queen sih?”
Gue : “Ya Freddie Mercury itu vokalisnya Queen, Pi.”
Suamik : “Oooo Freddie Mercury itu Queen? Kalau dia aku sukaa..”

Krysten Ritter Eye Roll GIF
yeeee….

Nih ya, kan kemampuan nyanyik gue sudah mengenaskan, mbok ya dapat jodoh minimal ada peningkatan sedikit.. Eee ini malah nasibnya lebih menderita..

Lanjutkan membaca “Karena harta yang berharga adalah keluarga..”

Ibuku dan Duta Sheila On 7..

 

Tadinya gue ingin menulis pengalaman menyebalkan dengan percetakan Snopy. Tapi terus kumalas, karena artinya jika membaca postingan komplain tersebut, gue akan teringat lagi bagaimana kesalnya diriku.

Begitulah, jadi kembali gue cerita tentang Ibuk saja.

***

Pertama, gue ingin bertanya…

Apakah tetangga dalam satu kelurahan yang kalau ketemu hanya di lapangan sholat Ied masih bisa disebut tetangga? Moaaa…siiiiihhh…

Oke, jika demikian, maka Ibuku dan Duta Sheila On 7 adalah tetangga.. Errmm..

Iyain ajalah yaa, anggap saja begitu. Seperti halnya gue adalah tetangga Chico Jericco.. Gue sih yang ngaku tetangganya, sementara doi menyadari kalau gue nguap mangapnya gede banget, cencu cidaakk..

Nah, kembali ke cerita Ibuku. Lanjutkan membaca “Ibuku dan Duta Sheila On 7..”

Selamat hari blogger nasional..

Halooow!! Selamat hari blogger nasional, teman-teman semua..

Tanggal 27 Oktober lalu gue melihat banyak teman-teman blogger yang memposting ucapan Selamat Hari Blogger Nasional. Wiiidiih, udah 10 tahun saja sejak pertama kali dicanangkan. Bangga!

Naaah, sebagai blogger-tapi-ngakunya-nggak-punya-waktu-terus, gue juga mau membuat postingan tentang hari Blogger nasional ini aaah.

Telat yaa.. Haha. Wis biyasa, bukan? Lanjutkan membaca “Selamat hari blogger nasional..”

Drama Korea: Mr. Sunshine bagus sih, tapi..

… gue nggak nangis dibuatnya.

Ha?

Iya, loh.. gue jadi bertanya, apa cuma gue doang yang nggak nangis nonton drama ini? *lalu netizen menjawab*

ampun nyaahh…

Huhuhu.. elus2 pipi-merah-bekas-gambar-tanganmu *lalu Betharia Sonata nyanyik*.

Emang penting banget gitu gue harus nangis? E doo do ee.. soalnya ini drama historical jo. Nah, mengingat track record yang ditowel dikit langsung mewek., gue juga sudah siap2 mau nangis bawang geprek.

Namun kenyataan berkata sebaliknya..

Jadi, demi mengisi blog gue dengan konten unfaedah yang semoga membawa faedah (kalimat apa pula ini?) maka dengan ini, review Mr. Sunshine gue buka.. *prok prok prok*

Hello, Mr. Sunshine! New trailer!! | Dramas with a Side of Kimchi Lanjutkan membaca “Drama Korea: Mr. Sunshine bagus sih, tapi..”

Kurasa kau perlu mengenal temanku, Putri.

Gue manggut-manggut setelah menonton video tentang white savior complex, ini.

Bukan berarti gue menganggap sinis mereka yang melakukan kebaikan ya. Ndaaak begitu. Gue sangat salut dan bangga karena gue sendiri belum bisa berbuat banyak untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Taa.. tapii.. akibat sering memakan ketumbar lengkoas kehidupan, belum lagi framming yang dibentuk media, gue agak susah membedakan mana yang pure demi kemanusiaan serta mana yang hanya demi pencitraan. Ditambah, beberapa kali menjumpai banyak oknum yang memanfaatkan kisah penderitaan orang lain untuk mengeruk keuntungan pribadi.. Zzzzz….

Lalu apa dong yang bisa gue lakukan? Mungkin sesederhana menceritakan kisah seseorang yang benar-benar tulus mengabdikan hidup mereka untuk kegiatan sosial.

Salah satunya, temanku, Putri. Lanjutkan membaca “Kurasa kau perlu mengenal temanku, Putri.”

Tiba-tiba beranak tiga..

September 2015.

Kali ini gue ingin menyelesaikan draft cerita gue ketika sempat tinggal di Medan. Ini adalah semacam cerita sambungan dari postingan yang ini.

Jadi selama gue di sana, gue benar-benar menikmati peran gue sebagai nyonya lengkap dengan asisten-asistennya. Aidan pun sempat merasakan menjadi murid TK di Medan.

Nah, apabila dibandingkan dengan sekolahnya di Jakarta, jam kepulangan TK di Medan ini lebih lama. Jam 1 boook.. Sebagai emak-emak yang hampir selalu ada di sisi Aidan selama 5 tahun pertama kehidupannya, tentu saja aku bersorak horay.. Wiiiii, begini ya rasanya jadi ibuk-ibuk yang anaknya masuk sekolah.. Waktu golar-golernya jadi lebih lama.. Yay!

Bayangkan, setelah melepas anak serta para keponakan berangkat sekolah, hari-hari gue hanya diisi dengan leyeh-leyeh saja. Tujuan hidup? Apa itu tujuan hidup? Pokoknya..

Lanjutkan membaca “Tiba-tiba beranak tiga..”

Nguping ibuk #11..

Haiii Guyss..

Ini perasaan gue saja atau memang ranah blog lebih sepi dibanding platform media sosial lain ya. Apalagi membuka postingan sendiri, yailaaah…

Kemudian gue beralih ke Twitter. Hadeuh, sekarang isinya cuitan orang-orang yang *biasanya* tidak saling kenal tapi berantem melulu yak.. Jadi daripada sumpek dengan berbagai sosial media yang ribut melulu, mari kita kembali ke blog dan selingi dengan postingan yang ringan-ringan sajah…

Nyeritain Ibuku, misalnya…

Lanjutkan membaca “Nguping ibuk #11..”

Ngomongin Suamik #4

Sudah lama nggak nggosipin suamik di sini.. Sepertinya banyak yang ingin diceritakan, tapi karena begitu lamanya hiatus, gue sampai lupa apa yang ingin gue tulis..

Jadi, yaa kira-kira seperti inilah kisah kami sehari-hari. Pokoknya, tinggal beberapa juta tahun cahaya lagi untuk mencapai status #couplegoals dan #relationshipgoal #muntah. Lanjutkan membaca “Ngomongin Suamik #4”

Racun itu berjudul : Master in The House

Hai teman-teman penggemar hiburan Korea, kembali hadir mamahdew.. ah yasudahya openingnya. Kubosyaan…

Selama ini gue selalu random menonton Variety Show Korea. Alasan utamanya: episodenya sudah ratusan bueeebook. Dulu gue mengikuti Running Man.. tapi keteteran juga dan aku pun menyerah. Akhirnya gue hanya menonton variety show hanya tergantung siapa yang sedang jadi bintang tamunya..

Nah, sejak awal tahun ini, ceritanya gue sedang kesengsem dengan Lee Seung Gi. Ituh, cowok yang popularitasnya langsung meroket setelah keluar wamil. Tapi meskipun..

Lalu, salah satu program acaranya yang membuat gue jatuh cinta saat ini adalah Variety Show yang berjudul:

MASTER IN THE HOUSE

 

Lanjutkan membaca “Racun itu berjudul : Master in The House”