Nguping ibuk #11..

Haiii Guyss..

Ini perasaan gue saja atau memang ranah blog lebih sepi dibanding platform media sosial lain ya. Apalagi membuka postingan sendiri, yailaaah…

Kemudian gue beralih ke Twitter. Hadeuh, sekarang isinya cuitan orang-orang yang *biasanya* tidak saling kenal tapi berantem melulu yak.. Jadi daripada sumpek dengan berbagai sosial media yang ribut melulu, mari kita kembali ke blog dan selingi dengan postingan yang ringan-ringan sajah…

Nyeritain Ibuku, misalnya…

Lanjutkan membaca “Nguping ibuk #11..”

Iklan

Ngomongin Suamik #4

Sudah lama nggak nggosipin suamik di sini.. Sepertinya banyak yang ingin diceritakan, tapi karena begitu lamanya hiatus, gue sampai lupa apa yang ingin gue tulis..

Jadi, yaa kira-kira seperti inilah kisah kami sehari-hari. Pokoknya, tinggal beberapa juta tahun cahaya lagi untuk mencapai status #couplegoals dan #relationshipgoal #muntah. Lanjutkan membaca “Ngomongin Suamik #4”

Racun itu berjudul : Master in The House

Hai teman-teman penggemar hiburan Korea, kembali hadir mamahdew.. ah yasudahya openingnya. Kubosyaan…

Selama ini gue selalu random menonton Variety Show Korea. Alasan utamanya: episodenya sudah ratusan bueeebook. Dulu gue mengikuti Running Man.. tapi keteteran juga dan aku pun menyerah. Akhirnya gue hanya menonton variety show hanya tergantung siapa yang sedang jadi bintang tamunya..

Nah, sejak awal tahun ini, ceritanya gue sedang kesengsem dengan Lee Seung Gi. Ituh, cowok yang popularitasnya langsung meroket setelah keluar wamil. Tapi meskipun..

Lalu, salah satu program acaranya yang membuat gue jatuh cinta saat ini adalah Variety Show yang berjudul:

MASTER IN THE HOUSE

 

Lanjutkan membaca “Racun itu berjudul : Master in The House”

Pak Satpam, Buka Pintu..

 

Beberapa minggu yang lalu gue ketemuan dengan teman-teman SMP gue, Ayu dan Mira. Ih, kok cuma bertiga? Kamu eksklusif ya? Nggak kakaaaaak.. Seringnya hanya mereka berdua ini yang waktunya fleksibel. Itupun biasanya kita hanya karaokean koook..

Karaoke cuma bertiga, suara(ku) pas pasan, minum juga hanya air mineral tapi sekalinya booking kamar karaoke langsung sampai lewat dini hari.. Ya ampun, mak emaaaaaakk… itu nyanyi apa mantengin netizen pada berantem? Lanjutkan membaca “Pak Satpam, Buka Pintu..”

Pria Idaman Lain..

Kalau selama ini kita mengenal istilah writerblock, artblock, sampai newkidsontheblock, nah, beberapa bulan yang lalu gue mengalami yang namanya nonton-drakor-block. Ituh, semacam sudah berusaha menonton drama tapi tidak mendapatkan emosinya. Lalu kumenjadi malas.

Tapi nggak bisa begini terus dong. Bagaimana nanti karirku di dunia perdramakoreaan?

Oleh karena itu, gue mau menulis faktor apa yang membuat gue bisa jatuh cinta dengan dunia drama korea. Salah satu alasannya adalah..

Cowok-cowoknya yang ganteng..

Ya dhuooong, masak gue kepincut dengan kadar iman dan intelegensia si sutradaranya.. Ya’opooo rek?..

Jadi, sebagai postingan pertama di tahun 2018, gue mau cerita perjalanan gue menjadi fangirl para oppa-oppa tampan ini.  Lanjutkan membaca “Pria Idaman Lain..”

Menggambar Lagi Yuk.. #2

Hai blog yang hanya update sebulan sekali…

Ceritanya, tahun ini Aidan sudah jadi murid kelas 1 SD. Dengan waktu belajar di sekolah yang lebih panjang, otomatis gue juga memiliki waktu luang yang lebih lama. Nah untuk mengisi waktu itu, kali ini gue kembali ke salah satu hobi lama yang cukup terbengkalai selama hampir dua tahun lamanya. Menggambar.

Terus terang, gue hampir lupa bagaimana nikmatnya menggambar. Rasanya tangan ini sudah kaku macam sosialita kebanyakan botox. Berangkat dari itu, gue putuskan untuk belajar kembali. Kali ini gue mengambil double degree di dua universitas. UGM dan UNY. Kelas yang gue ambil adalah kelas internasional dan kelas malam.

…ngguaaaayaaaa…

Maksudnyaaa, UGM itu Universitas Googling Mandiri dan UNY di sini dibaca Universitas Negeri Youtube. Kelas malam dan internasional? Iya, ambil kelasnya malam hari ketika suamik dan anak sudah pada ngelipusss sambil lihat tutorial para artist-artis luar negeri..

Dan di sela-sela itu gue pun mengambil les di UI. Iya, University of Instagram.. #kriikkrikkrrriik..

Begitchuuu… Sebenarnya inti postingan ini tidak ada isinya sih. Jadi daripada bulan ini belum ada postingan tulisan sama sekali maka gue cerita saja hasil belajar selama empat bulan terakhir ini saja yaa..

Dan di bawah ini hanya sebagian gambar coret dengan media tradisional seperti pensil warna, cat air di atas kertas yang pernah gue buat. Bukan gambar yang canggih atau bagaimana-bagaimana sih, masih belajar banget. Dan selebihnya, untuk daily doodling gue upload di instagram gue .

Segitu dulu ya.

Have a nice holiday, teman-teman..

Nguping Ibuk #10

Jumpa lagi dengan cerita-cerita seputar Ibuku. Wuooooww ngobrolnya sudah sampai episode #10.. Sungguh aku merasa istiqomah..

Jadi supaya tidak berlama-lama, begini kelanjutan ceritanya Ibuku…

  • Idul Adha waktu Indonesia bagian Rusia

Sedang membahas tentang rencana Idul Adha.

Gue : “Nanti Kunto kurban di mana Buk?”

Ibuk : “Di Yogya bareng Ibuk sama mba Rini..”

Gue : “La Mbak Santi? (mba Santi ini, kakak gue yang pertama.. red). Biasanya kan kurbannya di tempat mba Santi..”

Ibuk : “Mbakmu mau qurbannya ke Rusia..”

Gue : ” HHAAAAAAH???”

Ibuk : “Iya..”

Gue : “Mau ngapain? Kok sampai Rusia?”

Ibuk :Mbuh kuik.. Nyumbang kok adoh men.”

Gue bengong.. Serius, gue bener-bener mangap dengar cerita Ibuk. Kakak gue kesambet apa kok tiba-tiba mau potong kambing sampai Rusia. Rusiaaa? Nggak sekalian antartika? “Emang di Rusia ada Idul Adha Buk?”

Ibuk : “Katanya mau sedekah untuk yang lagi perang itu.. ”

Gue : *trriiingg!!* ” Ealaaaah, bukan rusia buk.. itu Suriah.”

Lanjutkan membaca “Nguping Ibuk #10”

When Life Gives You Drama Yogyakarta..

Mari kita kembali ke draft tulisan yang gue buat di tahun 2014.
Masyaa Allaaah lamanya.. Seandainya mereka bisa sekolah, mungkin sekarang sudah jadi anak playgroup. Huhuhu.. Yasudahlah.

Okeh, mari kita selesaikan postingan bersambung Yogya Trip yang pernah gue tulis bertahun-tahun yang lulu.  Part 1 ada disini dan part 2 ada disini.

*** Lanjutkan membaca “When Life Gives You Drama Yogyakarta..”

Drama Stasiun Balapan..

Jakarta turun hujan jugaa. Yasss! Akhirnya ya boook, setelah sekian lama prakiraan cuaca berstatus the hot is not public..alias puanassssssssee ora umuuum.

Jadiiii, karena udara sedang sejuk mari kita ngeblog lagi.

Apa kabar para kisanak?

Kalau gue, tidak terasa sudah dua bulan terakhir ini resmi jadi Ibu dari anak SD. Lebih tepatnya, beradaptasi dengan jadwal gedubrakan di pagi hari ketika menyiapkan bekal dan drama di siang hari sebelum jemput Aidan.

Drama melulu, mbok yaooo sekali sekali siraman rohanii… Yaaa habisnyaa, hidup tanpa drama, bagaikan Vety Vera tanpa poninya.. ada yang kurang, bunee.. Lanjutkan membaca “Drama Stasiun Balapan..”

Movie Review : The Battleship Island

Dirgahayu Kemerdekaan yang ke-72 Negara Indonesiaakuu!

Hai semua para kisanak penggemar perfilman Korea, kembali hadir mamah Dewik dengan review abal-abalnya.

Ceritanya, gue memiliki sahabat yang bekerja di majalah film, sebut saja namanya Bunga.. Karena namanya memang Bunga. Naaaah, dari Bungalah gue dan Imbi bisa sering ‘ikutan’ acara premiere atau hanya sekedar nobar film-film di CGV. Pokoknya persahabatan kami ini mirip dengan hashtagnya Dian Sastro. Hanya bedanya, kalau Disas #pertemanansehat dan #jangankasihkendor, sementara kami #pertemanankere #jangankasihkolor..

Terus kalau kata Bungaa..

Hari itu, 9 Agustus 2017, gue hadir di acara premiere salah satu film dengan budget terbesar terbesar yang pernah dibuat insan perfilman Korea Selatan. Film yang sangat gue nantikan penayangannya sejak setahun yang lalu… The Battleship Island

Seperti biasa, jika sedang ada premiere, CGV Grand Indonesia pasti ruamekk.. Kata Bunga, hari itu hanya ada acara premiere film ini. Acaranya sendiri akan diadakan di dua studio. Dan kami, para media partner berkesempatan melihat The Battleship Island di studio terbaru CGV, ScreenX CGV.

Gue review satu per satu ya..

Lanjutkan membaca “Movie Review : The Battleship Island”